Kamis, 30 Mei 2013

Praktikum di Baturaden



Biasanya orang kalau ke Baturaden itu buat senang-senang, jalan-jalan bareng keluarga atau bareng teman. Kalau aku malah buat praktikum. Udah setahun di Purwokerto, belum pernah kesana, eh sekali kesana malah buat praktikum AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Dasar anak lingkungan ya, ke objek wisata itu buat praktikum kaya dulu ke Dieng aja praktikum ekologi tropik. Haha...
Berfoto bersama Ketua Program Studi Ilmu Lingkungan (Tengah) (Nila, 2013)
Bersama Grup Kentongan (Ayu, 2013)
Senang juga bisa mengunjungi Baturaden pada hari Sabtu tanggal 25 Mei kemaren, tempatnya adem, seger, ya ga jauh beda lah nuansanya kaya Bandungan, Semarang. Selain taman, ada berbagai objek di sana, seperti kolam renang, kolam terapi ikan, sepeda air, pancuran 3, pancuran 7, teater alam, bumi perkemahan, dan kebun raya botani. Karena waktunya yang terbatas jadi cuma bisa liat-liat secara umum aja, tidak menikmatinya secara langsung. Sesekali kami juga sempat mencoba levitasi, ya gerakan semacam lompat melawan gravitasi. Yang membuat menarik justru musik kentongan di depan pintu gerbang lokawisata Baturaden. Musik kentongan ini dibawakan oleh sekelompok anak kecil yang masih duduk di sekolah dasar. Sangat kreatif sekali anak-anak ini, mereka mengisi waktu liburan mereka dengan kegiatan yang bermanfaat yaitu dengan tambil di lokawisata Baturaden yang dapat mendatangkan rezeki bagi mereka. Beberapa lagu pun mereka bawakan dengan baik, seperti lagu cinta satu malam dan alun-alun nganjuk. Tingkah mereka yang lucu pun menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang menonton. Secara tidak langsung mereka juga ikut melestarikan kesenian Jawa.

Rabu, 15 Mei 2013

Ayah (By Seventeen)

Engkaulah nafasku
Yang menjaga di dalam hidupku
Kau ajarkan aku menjadi yang terbaik
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
* kau tak pernah lelah
Sebagai penopang dalam hidupku
Kau berikan aku semua yang terindah
Reff:
Aku hanya memanggilmu ayah
Di saat ku kehilangan arah
Aku hanya mengingatmu ayah
Jika aku tlah jauh darimu

Rabu, 01 Mei 2013

Kesan Penelitian


Bersama para siswa di SMAN 2 Cilacap (Andam, 2013)

Setiap penelitian di Sekolah pasti meninggalkan kesan tersendiri bagiku. Bukan hanya mendapat data penelitian ataupun ilmu, namun juga senang bisa mengenal guru dan siswa-siswanya. Penelitian S1 ku dilakukan di SMA Kesatrian 1 Semarang dan SMAN 1 Ungaran, Semarang. Senang bisa mengenal guru-guru dan siswa-siswa di kedua sekolah ini, kami hanya bertemu beberapa kali namun kami bisa akrab. Bahkanku masih menjalin komunikasi dengan mereka. Saat penelitian banyak hal yang terjadi di luar penelitianku, seperti menggantikan guru mengajar sampai membantu membuatkan soal ujian semester. Para siswa juga banyak yang meng-add facebookku. Hahaha....
Stiker pemberian siswa (Andam, 2013)
Lain lagi dengan penelitian S2 ku kali ini yang dilakukan di SMAN se-Kota Cilacap. Kesan yang begitu membekas adalah ketikaku penelitian di SMAN 2 Cilacap. Saya masuk kelas hanya pada saat pengisian angket, itu pun hanya sekali. Namun ku bisa langsung akrab dengan siswa. Aku bukan hanya penelitian, tapi juga memberikan sedikit motivasi bagi mereka, mereka pun senang mendengar apa yang saya sampaikan. Mereka juga tidak sungkan untuk foto-foto bersama. Bahkan salah seorang dari mereka ada yang memberikaku stiker sebagai kenang-kenangan. Tentunya juga tidak lupa dengan facebook. hehe...

Mengunjungi Sekolah



SMA IT Al-Irsyad Purwokerto (Andam, 2013)
Kecintaanku pada dunia pendidikan membuatku senang dan suka mengunjungi sekolah. Sekolah pertama yang ku ketahui adalah SMKN 1 Pegasing, Aceh Tengah. Di sekolah inilah ku di besarkan sejak bayi sampai berumur 11 tahun, mungkin inilah awal saya menyukai sekolah. Lebih dari 40 sekolah SMP/SMA/SMK lainnya telah ku kunjungi, baik dalam rangka tugas kuliah ataupun kesempatan lainnya. 
Bersama Anggrek di SMAN 2 Cilacap (Andam, 2013)
Sekolah-sekolah itu selalu meninggalkan kesan bagiku. Seperti misalnya SMAN 3 Semarang, merupakan SMA favorit di Semarang. Begitu masuk halaman sekolah ini, sebagai tamu harus mengenakan tanda pengenal khusus tamu SMAN 3. Bangunan depannya merupakan gedung kuno asli Jawa. Ruang TU-nya juga seperti nuansa di kantor pos yang besar. Berbeda lagi dengan SMA IT Al-Irsyad Purwokerto. Sekolah ini baru berdiri 5 tahun, baangunannya bagus dan megah. Termasuk salah satu sekolah favorit di Purwokerto. Nuansa asri saya temui di SMAN 2 Cilacap, halaman yang luas dengan pepohonan yang rimbun ditambah dengan mekarnya puluhan bunga anggrek berwarna-warni membuat saya nyaman di sini. Lain halnya dengan SMP IT Al-Irsyad Cilacap. Saya sangat suka dengan perpustakaannya. Perpustakaannya terlihat sangat nyaman, terdapat ruang baca yang berupa saung-saung dengan kolam ikan di depannya. Lain lagi dengan SMPN 9 Kutawaru Cilacap. Sekolah ini terletak di seberang Sungai Donan, sehingga tidak heran jika banyak guru dan siswa-siswanya yang harus menyeberang saat berangkat dan pulang sekolah.
Saung-saung ruang baca di SMP IT Al-Irsyad Cilacap (Andam, 2012)




SMAN 1 Cilacap, tempatku penelitian tesis (Andam, 2013)


Minggu, 13 Januari 2013

Skripsi Vs Tesis



Sekarang ku udah mulai nyusun tesis, tetapi kenapa ya semangatku tidak seperti waktu nyusun skripsi???

Kalau tesis dibilang susah, tapi ga juga, skripsiku mungkin jauh lebih sulit. Beberapa perbandingan antara proses penyusunan skripsi dan proposal tesisku, mau tau?
1.   Dari segi banyaknya halaman, skripsiku yang fix dijilid berisi 170 halaman, saat dikumpulin tebalnya seperti kertas 1 rim. Itu sudah dikurangi dengan beberapa perangkat pembelajaran dan penilaian diktatku. Saat ujian, naskah skripsiku mencapai 250 halaman. Sedangkan diktatku yang berisi 94 halaman dijilid terpisah, padahal umumnya juga jadi satu dengan skripsi. Jadi, skripsi + perangkat pembelajaran + diktat = 344 halaman. Kalau proposal tesisku sekarang berisi 40 halaman, jadi hanya sekitar 10% skripsiku. Hahaha….
2.   Metode penelitian skripsiku adalah penelitian dan pengembangan (R & D), penelitian yang masih jarang dilakukan oleh mahasiswa pendidikan. Penelitian ini menghasilkan suatu produk. Aku membuat suatu diktat praktikum biologi bilingual. Penelitian ini harus melalui 10 proses yang tidak mudah, mulai mengumpulkan bahan, desain, menterjemahkan, uji validitas oleh ahli sebanyak 2 kali, uji coba skala kecil dan besar, dan revisi produk sebanyak tiga kali. Hampir semua langkah-langkah itu aku kerjakan sendiri tanpa bantuan teman, termasuk mendesain produk. Padahal bukan ahli desain. hehehe …Tesisku sekarang menggunakan metode survai, jadi hanya observasi saja. Ya liat-liat gtu…..
3.     Sejak pengajuan judul sampai lulus aku butuh waktu 1,5 tahun. Aku mengajukan judul di awal semester 6 dan lulus di akhir semester 8. Bukan karena akunya yang malas tapi memang prosesnya yang lama. Aku termasuk mahasiswa yang rajin bimbingan, namun saat semester 7 sempat berhenti bimbingan karena PPL dan KKN. Selama penelitian, aku berada di sekolah selama 2 bulan penuh. Waktu bimbingan pun biasanya paling cepat 1 minggu baru dikoreksi dosen, bahkan pernah sampai 3 minggu, sedangkan bimbingan tesisku biasanya 1 hari, bertemu dan langsung dikoreksi bersama.
4.      Dari segi biaya, karena skripsiku tentang sebuah produk maka aku butuh banyak kertas untuk mencetak produk, perangkat pembelajaran, dan berkas-berkas lainnya. Aku harus mencetak 90 eksemplar diktatku sebanyak 30 halaman (hanya bagian yang diujikan saja) dan semuanya full colour. Belum lagi 2 paket soal untuk 4 kelas. Wah pokoknya, kamarku udah kaya percetakan saja. Tiap hari yang kedengeran bukannya musik tapi mesin printer sampai larut malam. Untung saja, printer-ku setia dan masih bisa dipakai sampai sekarang menemani tesisku. Tidak terhitung berapa rim kertas yang aku habiskan, yang jelas lebih dari 10 rim. Tiap beli selalu dus-dusan. Hehe….. ga konservasi banget ya, ngabisin banyak kertas.
5.      Izin penelitian di Semarang jauh lebih sulit ketimbang Cilacap. Untuk dapat memasuki sekolah, termasuk observasi awal, aku butuh surat pengantar dari Diknas Kota/Kabupaten. Untuk penelitiannya, aku butuh surat izin dari Kantor Kesbangpolinmas, Bappeda, dan Diknas. Berhubung aku penelitian di 2 sekolah yang berbeda, yang satu di Kota Semarang dan yang satu di Kab. Semarang jadi aku harus mengurus 2 kali.

Satu hal lagi, menurut dosenku, skripsiku termasuk berat dan setara dengan penelitian S2. Dulu banyak orang menyangsikan kalau aku dapat menyelesaikannya, sempat juga disuruh ganti judul yang lebih sederhana oleh dosen, tapi aku tetap bertahan dengan judulku. Alhamdulillah semuanya bisa terlampaui, aku lulus 4 tahun kurang beberapa hari. Dosen-dosen pembimbingku, Pak Kris dan Bu Wiwi pun membanggakanku, memamerkan produkku dihadapan rekan-rekan mereka. Bahkan produkku juga laku terjual dalam sebuah Biology Expo di kampus. Sempat juga ditawarin sebuah penerbit, tapi aku belum siap jadi orang terkenal. Hehe….  Dosen Pengujiku, Pak Tyas yang juga seperti pembimbingku, sempat menawarkan bantuan untuk membantu biaya penelitianku karena beliau sangat tertarik dengan penelitianku, tapi aku menolaknya. Setelah ujian selesai, beliau juga menawarkan berapa nilai yang aku inginkan. Setelah ujian, Dosen Pembimbing dan Pengujiku berkata bahwa sebenarnya kamu sudah dapat gelar Master, skripsimu seperti tesis. Semoga kamu bisa S2. Alhamdulillah, Bapak Ibu, semua kata-kata kalian di dengar Allah, begitu lulus S1 saya langsung dapat beasiswa untuk menempuh S2 dan sekarang tengah menyusun tesis.
Nah, itu beberapa hal seputar skripsiku. Kalau dilihat-lihat dan berdasarkan pengalaman, skripsiku yang berat bisa aku lalui, jadi aku harus bersemangat untuk menyusun tesis ini.
***CAYO! SEMANGAT!***

Kamis, 10 Januari 2013

Jika Aku Menjadi (Melly)

Malam tak bertuah, siang tanpa pesan
Sinisnya hari menyapa diriku
Manusia biasa mungkin takkan sanggup
Merenangi nasib gelap gulita
Bentangkan hatiku 
Tuhan peluk aku 
Cinta sahabat menafkahi jiwa

Reff:Jika aku menjadi seperti yang lain hidup bercahaya
Mungkin saja aku kehilangan rasa syukur, tak tersenyum dalam damai 
Coba kau jadi aku, sanggupkah bernafas tanpa udara 
Namun ku nikmati nasib dan takdir hidup ini bila Tuhan yang mau

Repeat *Repeat reff
Jika aku menjadi berubah melawan garis yang tertulis 
Bukannya Tuhan tidak mendengar doa kita tapi Ia tahu yang terbaik 
Jika aku menjadi

Apa Artinya Cinta (Melly Ft. Ari Lasso)

Tiba-tiba engkau ada
Kemudian engkau hadir
Laksana kerdil ku memeluk
Lihat aku lebih dalam
Di matamu ku melihat 
Ada cinta yang tersirat 
Sirami hati merebak
Barangkali aku salah 
Ku terdiam bukan bisu 
Tahu engkau besar malu 
Tutupi rasa gelisah
Biar saja waktu nanti 
Yang menikmati kisah ini 
Bersamamu aku senang

Belum juga kah kau menyadarinya 
Akulah yang pantas untuk kau cintai 
Di bawah langit biru aku bersumpah 
Diriku tanpamu apa artinya cinta
Arti cinta ini sudah menelan waktuku 
Siang malam hanya untuk pikirkan engkau 
Sejuta kali aku berani bersumpah 
Diriku tanpamu apa artinya cinta
Biar saja waktu nanti 
Yang menikmati kisah ini
Bersamamu aku senang
Belum juga kah kau menyadarinya 
Akulah yang pantas untuk kau cintai 
Di bawah langit biru aku bersumpah 
Diriku tanpamu apa artinya cinta